PRESS RELEASE

Friday , November 24th 2017
06:00:00-06:45:00GO SPOT
06:45:00-08:15:00DAHSYAT
08:15:00-10:15:00HORJA GODANG BOBBY KAHIYANG
10:15:00-10:45:00INTENS
10:45:00-11:30:00SILET

PRESS RELEASE

Published : 2014-03-19
Bookmark and Share

Industri penyiaran khususnya pertelevisian berkembang kian pesat di berbagai sisinya. Mulai dari skala usaha, luas jangkauan penyiaran, jumlah lembaga penyiaran sampai pada sisi kreatifitas. Data Komisi Penyiaran Indonesia menyebutkan, saat ini ada sedikitnya 374 stasiun televisi bersiaran di seluruh Indonesia, baik yang nasional maupun lokal. Ada kurang lebih 8.760 jam penayangan materi setiap tahunnya. Uang yang berputar di industri penyiaran televisi diperkirakan mencapai triliunan rupiah dan akan terus naik. Sementara industri ini juga melibatkan jumlah sumber daya manusia yang mencapai ratusan ribu orang. Belum lagi bertumbuh kembangnya industri pendukung seperti rumah produksi, manajemen artis dan lain-lain.

Perkembangan ini juga menuntut adanya strategi yang jitu dalam mengelola kegiatan penyiaran mulai dari menemukan sumber daya kreatif yang mampu melahirkan inovasi sampai pada kepiawaian dalam mengatur strategi penyusunan program dan menetapkan pemirsa sasaran. Tak heran persaingan semakin ketat, di semua segmen waktu, prime time maupun non prime time bermunculan program-program unggulan. Program yang tentu saja diharapkan tidak hanya menghibur namun harus dapat memberikan pencerahan karena sarat dengan muatan yg mendidik. Bukan sekedar tontonan tetapi juga tuntunan.

Sebagai wujud dukungan untuk semakin meningkatkan kreatifitas dan perkembangan industri pertelevisian di Indonesia, digelarlah Indonesian Television Awards (ITA). Pada tahun kedua ini Indonesian Television Awards akan memberikan penghargaan kepada program televisi dan insan pertelevisian di Indonesia dengan 13 kategori penghargaan.

“Di balik media televisi, ada pihak-pihak yang patut diapresiasi karena karya maupun kerja keras mereka diterima oleh masyarakat luas. Tahun kedua ini, Indonesian Television Awards memberikan 13 penghargaan untuk kategori program televisi dan insan pertelevisian sebagai bentuk apresiasi kepada mereka,” ujar Kanti Mirdiati, Project Director ITA.

“Kami menjaga dan memastikan bahwa proses penilaian di Indonesian Television Awards harus dilakukan secara comprehensive. Karenanya, Indonesian Television Awards melibatkan berbagai pihak agar dapat memberikan proses penilaian yang adil dan akurat, dengan merangkul tim independen Roy Morgan Research, serta Provetic sebagai konsultan riset dan data,” ucap Dini Putri, Project Leader ITA.

Seluruh nominator di 13 kategori, terpilih dari hasil survei yang dilakukan tim Roy Morgan Research dengan melakukan survei secara langsung yang melibatkan 1800 responden di 22 kota di 17 provinsi di Indonesia. Roy Morgan Research merupakan lembaga survei independen dari Australia yang sudah berada di Indonesia sejak 2004. Roy Morgan Research melakukan survei langsung ke penonton televisi untuk mengetahui program acara televisi yang menjadi favorit, dilihat dari top of mind (yang diingat secara spontan) pemirsa dan untuk program yang masih tayang selama periode Agustus 2016 – Juli 2017. Selanjutnya, penilaian terhadap masing-masing nominasi dilanjutkan dengan melibatkan masyarakat untuk menentukan penerima penghargaan TERPOPULER. Publik secara langsung memberikan suara melalui media sosial (twitter, facebook dan instagram) serta melalui website www.indonesiantvawards.com. Dengan memakai sistem one vote one id, pemirsa akan menentukan pemenang dari masing-masing kategori. Perhitungan dan analisa voting dilakukan oleh Provetic untuk menjaga akurasi perhitungan serta validasi data para voters dan hasil voting akan diverifikasi oleh auditor independen.

Berikut disampaikan cara mendukung nomine pilihan pemirsa :

1. 1 Vote 1 ID.
2. Vote melalui Twitter dengan ketentuan, akun Twitter harus terdaftar sebelum tanggal 1 Agustus 2017 dan memiliki minimal 50 followers.
3. Vote melalui Facebook harus masuk ke Fanpage Indonesian TV Awards, like Fanpage terlebih dahulu, setelah itu melakukan voting dengan cara komen di foto kategori yang terdapat di wall Fanpage.
4. Vote melalui Instagram harus masuk ke akun @indonesiantvawards, pilih posting-an kategori untuk vote, like posting-an tersebut, setelah itu vote dengan cara komen di posting-an kategori.
5. Keyword untuk vote di sosmed : #voteITA2017 <spasi> kode nominasi
6. Vote melalui website dengan mengakses akun http://www.indonesiantvawards.com
7. Periode vote : 18 Agustus – 17 September 2017 pukul 23:59 WIB.

Hasil voting akan disortir oleh Provetic dan diumumkan pada acara Malam Puncak Indonesian Television Awards yang akan digelar pada 20 September 2017 mendatang. Malam puncak penghargaan akan disiarkan secara langsung oleh RCTI dan MNCTV sebagai official broadcaster.

“Sebagai bukti komitmen kepada perkembangan industri televisi di Indonesia, MNCTV juga ikut menayangkan malam puncak Indonesian Television Award secara langsung, sehingga gema penghargaan atas kreativitas dan kerja keras pelaku dibalik layar televisi makin luas menjangkau masyarakat”, ucap Endah Hari Utari, Programming & Production Director MNCTV.

Tidak hanya karena melibatkan artis-artis ternama dalam maupun luar negeri, namun kemegahan malam puncak Indonesian Television Awards juga akan terlihat pada desain panggung dan red carpet yang mewah untuk menyambut hadirnya para bintang pertelevisian Indonesia.
 

© Copyright 2012 RCTI - Rajawali Citra Televisi Indonesia
Segala isi dan elemen dari website ini dilindungi oleh undang-undang.

SOCIAL MEDIA